
Beberapa saat sebelumnya
Dia adalah cinta pertama. Lelaki yg mampu membuat hati berdegup kencang . Dia yang mampu membuat aku tersenyum sepanjang hari . Dia yang mampu membuat aku menahan semua emosi . Dia seorang sosok yg kekagumi . Dengan segala kelebihan dan kekurangannya . Kenapa yach , pada saat kita menjalin hubungan dengan seseorang maka segala kekurangannya seakan tertutup dengan kelebihannya ???
secara fisik kamu biasa saja . Tapi engkau punya hati yang tulus untuk mencintai dan menerimaku apa adanya . Tanpa memandang masa lakuku yg kelam dan engkau membiarkan dirimu datang dan menenggelamkan dirimu dan menyediakan sebuah buku baru bagiku . Buku yang masih putih bersih yang akan diisi dengan lembaran baru dan setiap lembaran yang masih kosong kau isi dengan segudang tawa, seporsi senyum dan segenap cinta .
Pada awalnya hubungan ini sangat manis . Meski kadang ada resah datang menghadang .Terkadang aku hampir menyerah dengan semua hubungan ini. Tak ada satu hubungan pun yang lepas dari suatu salah paham dan kemarahan . Karena kita meletakkan ego kita di barisan paling depan . Kita lupa komitmen awal pada saat kita membangun suatu hubungan . Jika sebuah salah paham ditutup dengan kata maaf dan membiarkan semuanya larut dalam larutan cinta maka semuanya akan baik” saja . Indah bukan ???
Beberapa saat sesudahnya
Waktu bergulir dengan cepat .Dan jalinan cinta inipun kandas. Egois dan Emosi datang menghampiri . Seorang sahabat berubah menjadi “penghianat” cinta . Satu pelajaran yang kutarik bahwa jika mau curhat soal suatu hubungan hendaklah sama temen sejenis saja . Jangan lain jenis . Karena mereka akan menjadi WIL & PIL .Sebagai orang tengah kita akan cenderung netral .karena mereka akan memandang dari sisi yang berbeda . Sisi yang luput dari penglihatan aku dan kamu .
Waktu terus bergulir . Mulailah dengan pertualangan mencari sang impian . Tapi terkadang kita akan membandingkannya dengan yang pertama . Oh... yang ini kurang itulah . Aku gak suka dia begini .aku gak suka cara dia bla bla bla etc …. akhirnya kesadaran baru datang bahwa yang pertama adalah yang terbaik .
Sama dalam kehidupan kita . Terkadang kita berharap sebuah salib kehidupan kita begitu berat,kita mulai bernegosiasi dengan Tuhan , Mulai menghitung kesusahan – kesusahan yang menghadang tapi melupakan berkat yang teah diterima . Tuhan sungguh sayang sama kita . Dia membiarkan kita memilih sendiri salib” yg sudah ada . Mulai mencari dan memikul dan setelah capek bergerilya kita menemukan yang salib yang pas dan ternyata salib tersebut adalah salib yang dari awal memang telah Tuhan sediakan dari awal. Rencana Tuhan sungguh indah bukan ???
Mari mensyukuri setiap rencana Tuhan dalam hidup kita . Baik atau buruk dari kacamata manusia tapi baik di MataNya.
Pada Tuhan masa depanku
Pada Tuhan kuserahkan hidupku
Nantikan … Tuhan berkarya
Indah pada waktuNya




